Wednesday, June 17, 2015

How To Maintain Your Deck


Step 1: Scrape off loose finish
Remove loose paint or opaque deck stain with a paint scraper. Scrape down damaged areas to bare wood. Then sand each area to feather the edges of remaining finish material down to bare wood. Sanding will also help prevent splinters.

 Step 2: Scrub the surface
Use a stiff scrub brush to remove flaking stain or dirt. Important note: Do not use a metal brush on cedar or redwood as the bristles may scar the soft wood.


Step 3: Apply cleaner
It is important to properly clean your deck before staining. Failing to properly clean your deck before staining may result in poor stain performance and quality results cannot be guaranteed. Always remember to refer to the manufacturer’s product information to ensure the best possible outcome.
Apply the deck cleaner to the wood. Work the cleaner into the wood with a stiff deck brush, using an extension handle on the brush, if necessary.

Step 4: Pressure wash the deck
Wash the deck surface to remove the cleaning solution and other residue using a power washer with a fan spray nozzle. Be careful power washing your deck if you have soft woods like cedar. Try to use the low power setting to avoid damaging the wood, or refer to the manufacturer’s recommendations based on the wood type and product being used. Let the deck dry thoroughly before applying the new finish.

Step 5: Apply deck stain
Depending on your deck stain product, a pump sprayer, paint brush, paint roller, staining pad or a combination of these tools can be used to apply the stain. To ensure the best results, follow the manufacturer’s recommendations for applicators as some deck stains require specific tools to ensure the best outcome.
 It is easiest to work in small sections to ensure the stain’s color uniformity, proper coverage, and the ability to start and stop with more flexibility – just in case it should rain.

Source : homedepot.com


Read More......

Monday, June 15, 2015

How to Paint Wall & Ceiling with a Roller

A. Wall
Start by loading the roller until the paint is evenly distributed but not dripping. Begin at one corner and make an M or W shape in a 3-foot section without lifting the roller from the surface. When you get to the end of the “letter,” lift the roller and reverse direction, filling in the unpainted areas. Take care not to spin the roller when you lift it from the surface.
Continue painting the wall above and below the section you have finished using the same M or W pattern. When you have finished painting the entire wall, run your roller, unloaded, along the four edges of the wall using one continuous stroke for each edge. This will blend the cut-in brush strokes and the roller marks.


B. Ceiling
There are a few different options for painting a ceiling, but by far the best one is using a roller on an extension pole. Painting with a brush or roller while standing on a ladder is not only neck-straining work but also arduous because it requires moving the ladder every few feet as you finish a section. In addition, using a roller on an extension pole gives you a better angle at which to work and prevents paint from dripping on you.

To begin, start at a corner and roll slowly along the ceiling’s shorter dimension. Make an M or W shape across a 3-foot section and then reverse direction, filling in the unpainted areas as you go. Continue painting the ceiling in 3-foot sections, taking care to distribute the paint as evenly as possible and reloading the roller as needed.

When you have finished rolling the entire ceiling, run the roller from corner to corner around the perimeter of the ceiling. Do not load the roller with paint, and roll each edge in one continuous stroke.


Source : Hometips.com

Read More......

Friday, March 21, 2014

Tips For Moving Into New Home


Are you planning to move to your new home? Then, there are several things that you must do before the great day. 

The first thing you should do is clean up your new home. Make sure that it is cleaned in all the corner and bends. If you bought it from someone else, take a little more effort to clean it.

Next, furnish your new house with the necessary furnishings. When ecternal factors like painting can be assessed by ourselves, some other functional units of the house should be tested by expert hands. Assign some professionals to examine the plumbing, septic tank and electricity. Then for safety, replace all the key of the doors.

One the most important things to do while moving to a new home is that you have to organize the storage space available wisely.

Next, you can start to tell the neighbors about your presence. So that the neighborhood know that there are new members in the neighborhood. And another important point that you should remember is that you should inform your banks or other financial companies. Remember to change your address in the post office and inform any other people.

Source : Boldsky.com

Read More......

Tuesday, May 04, 2010

TIPS MENGELOLA KEUANGAN


Pengetahuan yang memadai tentang pengelolaan keuangan keluarga perlu diketahui oleh setiap keluarga. Ketidakterampilan mengelola gaji atau pendapatan merupakan sumber masalah besar dalam sebuah keluarga.

Materi-materi pengelolaan keuangan keluarga ini tidak pernah kita dapatkan di bangku sekolah atau kuliah sekalipun. Bahkan ketika sang suami dan istri harus bekerja, usaha untuk mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan keluarga bukanlah hal mudah. Tidak ada waktu. Semua sibuk bekerja dari pagi sampai malam.

Ini adalah sebuah realita. Berapapun gaji atau pendapatan yang kita terima, tetapi karena tidak terampil dalam mengelolanya, maka hampir dapat dipastikan masalah keuangan pun akan selalu timbul.

Nah, Pada kesempatan ini saya akan memberikan tips yang merupakan pengalaman pribadi saya, serta diambil dari beberapa buku literatur dan situs-situs yang berkenaan dengan pengelolaan keuangan keluarga. Berikut ini adalah tips-tipsnya :


A) Perencanaan Keuangan

  1. Miliki dan tetapkan rencana keuangan keluarga. Bemimpilah, karena semua berawal dari mimpi.
  2. Carilah cara terhemat dalam setiap rencana pengeluaran yang akan kita lakukan, dengan tetap mendapatkan jasa atau barang dengan kualitas yang sama.
  3. Rencanakan pengeluaran keluarga di masa datang, seperti biaya pendidikan anak, pembelian rumah, atau menyiapkan dana untuk masa pensiun.
  4. Atur pengeluaran, sesuaikan dengan besarnya pendapatan kita.
    .
  5. Buatlah selalu budget bulanan dan berusahalah untuk selalu mengikuti apa yang telah anda buat. Ingat, berkomitmenlah pada diri sendiri.
  6. Komunikasikan rencana keuangan keluarga dengan seluruh anggota keluarga. Ciptakan tata nilai yang disepakati oleh semua anggota keluarga, sehingga tujuan-tujuan keuangan keluarga akan lebih mudah tercapai.

B) Menabung

  1. Sisihkanlah minimal 10% dari pendapatan atau gaji kita untuk ditabung,sebelum mempergunakannya untuk keperluan lain.
  2. Jangan menganggap remeh tabungan/celengan, bila kita tekun dan disiplin hasilnya akan sangat membantu.


C) Pengelolaan Gaji

  1. Setelah menabung, kemudian bayarlah cicilan atau premi asuransi, cicilan kartu kredit, cicilan rumah, hutang ke orang lain dan sisanya untuk keperluan hidup.
  2. Manfaatkan Tunjangan Hari Raya (THR) dan bonus untuk menambah jumlah tabungan atau investasi. Sisihkan minimal 30% dari total jumlah THR atau bonus yang kita terima.


D) Belanja

  1. Buat daftar barang yang akan kita beli sebelum pergi berbelanja. Berdisiplin untuk hanya membeli apa yang ada dalam daftar.
  2. Jauhi merokok. Kita hanya akan kehilangan banyak uang yang telah susah payah kita dapatkan.
  3. Batasi pembelian barang-barang yang harganya menurun, seperti barang-barang elektronik.
  4. Manfaatkan harga grosir. Namun karena harus membeli dalam jumlah banyak, belilah barang kebutuhan yang dapat tahan lama, seperti kebutuhan cuci atau mandi.
  5. Miliki rumah yang bagus dan cukup beli kendaraan yang murah, karena harga rumah terus naik, sementara harga mobil terus menurun.
  6. Usahakan untuk selalu makan pagi di rumah. Makan pagi di tempat kerja atau sekolah memaksa kita mengeluarkan uang lebih banyak.
  7. Jangan memaksakan diri untuk mentraktir teman-teman kalau kondisi keuangan kita tidak memungkinkan. Ada banyak cara kok untuk pertemanan.
  8. Bila ingin membeli mobil, belilah mobil bekas atau seken. Harga mobil baru akan turun drastis dalam 4 tahun pertama.
  9. Manfaatkan kupon diskon dan voucher belanja yang anda dapatkan. Namun, perlu diingat bahwa anda memang membutuhkan barang atau jasa yang dimaksud. Bila kita tetap memaksakan diri membelinya, hal tersebut justru malah menjadi sumber pemborosan.
  10. Bila anda sakit, belilah obat generik, selain harganya murah khasiatnya pun sama dengan obat-obat bermerk kok.
  11. Jangan pandang sebelah mata pasar barang bekas. Dengan harga yang jauh lebih murah, asal sedikit tekun mencari kita bisa mendapatkan barang dengan kualitas bagus.
  12. Hindari makelar atau perantara setiap kali anda akan membeli sesuatu. Ingat anda akan membayar lebih dari harga sesungguhnya. Dengan sedikit usaha, kita bias kok ketemu langsung dengan penjuallnya.
  13. Miliki kartu anggota baik supermarket atau took buku dimana biasa anda berbelanja kebutuhan bulanan anda. Biasanya sebagai anggota kita akan mendapatkan potongan harga setiap kali kita melakukan transaksi.


E) Hutang

  1. Hati-hati dengan hutang, batasi cicilan hutang maksimal 30% dari pendapatan atau gaji bulanan kita.
  2. Hindari sedapat mungkin untuk berhutang. Bila terpaksa, carilah hutang yang waktu pengembaliannya fleksibel, bunganya rendah.
  3. Lunasi terlebih dahulu hutang dengan bunga tinggi dan dendanya cukup besar bila terjadi keterlambatan.


F) Kartu Kredit

  1. Jangan coba-coba untuk memiliki kartu kredit, bila kita adalah tipe orang yang suka belanja atau tingkat konsumsinya tinggi.
  2. Bila memiliki kartu kredit dirasa urgent, pilihlah kartu kredit dari bank yang sama dengan bank dimana kita memiliki rekening. Hal ini penting untuk menghindari biaya tambahan yang diperlukan pada saat kewajiban cicilan datang.
  3. Perlu ingat, kartu kredit bukan uang lebih. Gunakan hanya benar-benar perlu atau dalam kondisi darurat.
  4. Lakukan pembayaran kartu kredit segera atau minimal keesokan harinya, agar terhindar dari pembayaran bunga.


G) Listrik

  1. Gunakan alat-alat listrik yang tahan lama dan hemat energi. Gunakan alat-alat listrik hanya jika diperlukan. Matikan bila telah selesai digunakan.
  2. Peliharalah peralatan-peralatan listrik yang ada di rumah, seperti AC, kulkas, mesin cuci, agar konsumsi listriknya tetap rendah.
  3. Agar hemat listrik, setrika pakaian bila jumlahnya sudah cukup banyak. Hindari menstrika baju setiap hari Cuma 2-3 potong.


H) Telepon

  1. Untuk menekan biaya pulsa, gunakan HP untuk menghubungi HP, atau telepon rumah untuk menghubungi telepon rumah.
  2. Tidak perlu telepon kalau dengan SMS sudah cukup untuk menyampaikan pesan kita.
  3. Atur waktu menelopon SLJJ anda apabila memungkinkan dan tidak dalam keadaan darurat. Tarif telepon jam 5.30 pagi tentu akan sangat berbeda dengan tarif pada jam 12.00 siang.


I) Dana Cadangan

  1. Miliki dana cadangan yang besarnya antara 6~12 kali kebutuhan
    bulanan keluarga kita. Karena kita tidak akan pernah tahu, kalau
    suatu saat pendapata atau gaji kita terhenti mendadak.
  2. Buat dan rencanakan dana cadangan kita mudah untuk dicairkan.


J) Pendapatan Tambahan

  1. Memiliki sumber pendapatan lebih dari satu umumnya lebih baik.
  2. Miliki sebanyak mungkin harta produktif, karena ia dapat memberikan tambahan penghasilan bagi kita, baik berupa uang sewa atau marjin penjualan.
  3. Bila kita seorang karyawan dan memiliki usaha, pisahkan keuangan usaha kita dengan gaji kita
  4. Untuk mendapatkan modal usaha sampingan, hindari untuk mendapatkannya dari kartu kredit. Selain bunganya lebih tinggi dari bungan pinjaman biasa, waktu pengembaliannya pun sangat singkat.
  5. Hati-hati dengan skema usaha cepat kaya. Bukannya sukses, malah uang kita hilang tak berbekas. Kuncinya, berpikirlah logis dan cari informasi sebanyak-banyaknya sebelum memilih usaha sampingan.


K) Lain-lain

  1. Jangan buang kertas bekas. Kita masih bias mempergunakan halaman belakangnya kok.
  2. Peliharalah atau bersihkan secara teratur sepatu, tas dan barang-barang yang biasa anda pakai, agar tetap baik dan tahan lama.
  3. Ketika menginap di hotel bawa pulang keperluan mandi yang tidak sempat anda pakai, seperti sabun atau shampoo. Toh semuanya sudah anda bayar. Nah, pada saat bepergian, kita tidak perlu membeli lagi kebutuhan semacam itu.
  4. Kendalikan penggunaan internet anda, apalagi anda menggunakan layanan dial up, seperti telkomnet instant. Tentu tidak perlu terus terkonek kalau hanya untuk baca artikel yang cukup panjang. Cukup diskonek, lalu anda baca deh sampai selesai.


Anda telah membaca seluruh tips mengelola keuangan keluarga. Hal tersulit yang akan anda hadapi adalah melaksanakan dan menerapkan pengetahuan yang telah anda dapatkan. Tips ini tidak akan banyak membantu apabila anda sendiri tidak sesegera mungkin untuk ‘bertindak’. Do it now! Jangan tunda sampai besok, mumpung semangat untuk memperbaiki masih menyala.

Mulailah dari tips yang anda anggap paling mudah. Lalu mulai sekarang. Evaluasi. Dan jika anda telah melihat hasilnya segeralah untuk melangkah ke tips-tips berikutnya.
Selamat berjuang dan semoga berhasil.

Read More......

Thursday, April 29, 2010

Cara Mengembalikan Semangat yang Hilang | Jangan Putus Asa

Semua orang pasti pernah putus asa, setidaknya spirit drop down. Semangat menghilang atau setidaknya berkurang karena apa yang dikerjar tidak kunjung tercapai, bahkan untuk mendekati harapan.
Awalnya memang semangat yang di miliki sangat besar dan membara. berkobar-kobar bagai lidah matahari, melompat-lompat seolah sanggup menggapai bintang. menari-nari mengekspresikan kebahagian dan kepercayaan diri bahwa kita mampu meraih cita.
Sayang nya tidak semua orang sanggu mempertahankan kobar semangat sebesar itu. kobar perlahan padam seiring rintik cemooh yang datang dari setiap pecundang. terkadang justru ikut terbakar bersama nya, semangat meredup karena kekurangan bahan bakar.
cara untuk mengembalikan semangat yang hilang versi saya adalah sebagai berikut :
1. Ingat tujuan awal. niat yang kuat, alasan yang positif membuat saya berpikir berulang kali untuk putus asa.
2. Kegagalan merupakan jalan untuk belajar dan akhirnya sukses. terkadang orang menilai istilah ini dengan pesimis. tapi bagi saya, istilah ini tidak beda dengan kita berusaha melempar kaleng coca cola dengan batu dari jarak 10 meter. berbeda dengan menembak dengan senjata api, yang memiliki akurasi cukup tinggi. melempar batu tidak memiliki ukuran dan akurasi.
3. Berdoa kepada Tuhan dan bersyukur atas karunianya. Doa merupakan sejenis sugesti, yang menghipnotis kita agar tetap berusaha. semakin sering kita berdoa maka semakin kuat sugesti yang ke dalam pikiran kita.
4. Mereview kembali usaha yang telah kita lakukan kemudian di evaluasi. di mana letak kesalahan dan kekurangan dari usaha kita sebelumnya. perbaiki kesalahan dan kekurangan kita, belajar dari pengalaman, baik pengalaman sendiri maupun pengalaman orang yang sudah sukses.
5. Tetap percaya bahwa kita dapat melakukannya serta fokus dan konsen terhadap tujuan.
Memang keberuntungan setiap orang tidak sama. terkadang baru pertama mencoba langsung berhasil, kadang sudah berpuluh kalipun masih gagal. jangan jadikan kelemahan sebagai alasan untuk jatuh. tapi berusahalah untuk tetap bertahan dan coba melangkah ke depan walau harus tertatih-tatih bahkan merangkak.
Postingan ini hanya sekedar berbagi semangat kepada teman-teman. Semoga bermaanfaat... GBU..

Read More......

Thursday, April 22, 2010

Hello

Hiiii...Everyone.. This blog contains about my life, my work, my experiences, my inspirations and informations about my line of work.....GBU ALL

Read More......